|
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Di manakah kepercayaanmu?" Maka takutlah mereka dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga Ia memberi perintah kepada angin dan air dan mereka taat kepada-Nya?" Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea. Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan. Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku." Ia berkata demikian sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu. Karena sering roh itu menyeret-nyeret dia, maka untuk menjaganya, ia dirantai dan dibelenggu, tetapi ia memutuskan segala pengikat itu dan ia dihalau oleh setan itu ke tempat-tempat yang sunyi. Dan Yesus bertanya kepadanya: "Siapakah namamu?" Jawabnya: "Legion," karena ia kerasukan banyak setan. (Lukas 8:25-30)
1. Kisah mengenai angin ribut di danau Galilea menimbulkan satu pertanyaan kritis. Siapa sebenarnya yang membuat angin ribut itu? Apakah alam yang membuat angin ribut dengan sendirinya ? Ataukah Allah ? Kita perlu meneliti kisah tersebut lebih mendalam. 2. Saat Tuhan Yesus dan murid-murid diterjang badai, mereka sedang menuju ke daerah Gerasa dan Gadara yang dikuasai oleh banyak roh jahat yang disebut "legion". Segera setelah mereka mendarat, orang yang dirasuk roh-roh jahat itu mendatangi Tuhan Yesus. Tuhan mengusir semua roh jahat serta memulihkan tempat itu. 3. Jadi siapa pencetus badai di danau Galilea ? Jawabnya adalah roh-roh jahat untuk menghalangi pemulihan Tuhan. Iblis dan roh-roh jahat berusaha mencuri berkat Allah melalui badai. 4. Tuhan tidak mencetuskan pencobaan, kecelakaan atau apapun yang serupa itu. 5. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.... Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat! Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Yakobus 1:13,16,17. (Berdasar alkitab bahasa Inggris versi King James, ayat 17 bagian akhir seharusnya diterjemahkan: ..., diturunkan dari Bapa segala terang, tanpa pengecualian dan tidak berubah-ubah seperti bayangan). 6. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Yeremia 29:11. 7. Badai itu berasal "dari iblis" atau "dari kesalahan kita". Tapi apapun penyebabnya, Tuhan turut bekerja untuk kebaikan kita. (Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Roma 8:28) 8. Jangan biarkan badai itu merenggut kapal kita. Jangan biarkan badai itu merenggut iman kita, persekutuan kita dengan Allah, kasih kita, keharmonisan keluarga kita, ketaatan kita kepada otoritas, semangat kita, dll. Karena semuanya itu membentuk kapal yang sedang kita tumpangi menuju berkat dan pemulihan Allah. Kapal itu tidak boleh karam. 9. Hai yang tertindas, yang dilanggar angin badai, yang tidak dihiburkan! Sesungguhnya, Aku akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam. Aku akan membuat kemuncak-kemuncak tembokmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari batu manikam merah dan segenap tembok perbatasanmu dari batu permata. Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka; engkau akan ditegakkan di atas kebenaran. Engkau akan jauh dari pemerasan, sebab engkau tidak usah lagi takut, dan engkau akan jauh dari kekejutan, sebab ia tidak akan mendekat kepadamu.Yesaya 54:11-14. |