Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Filipi 4:19.

Home Karakter Mandiri Karakter Serupa Logam Mulia
Karakter Serupa Logam Mulia PDF Print E-mail
Monday, 23 February 2009 07:54

Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. (But he knoweth the way that I take: when he hath tried me, I shall come forth as gold. Job 23:10)

Satu. Ayat kutipan diatas adalah perkataan Ayub. Ayat itu sangat mewakili karakter Ayub, dan bahkan mewakili keseluruhan cerita mengenai Ayub. Iblis mendatangkan banyak malapetaka dalam hidup Ayub, kehilangan harta, anak-anak, dan bahkan kesehatan. Tapi dalam semua proses tersebut, Ayub muncul seperti emas.

Dua. Emas memiliki ciri "keindahannya sangat sulit dilenyapkan baik oleh waktu, lingkungan, korosi, dan faktor-faktor lain". Karena itu, kuningan bisa dibentuk serupa emas, besi bisa dibentuk serupa emas putih, tetapi keindahannya sementara. Konsistensi yang dimiliki logam mulia jauh melebihi logam-logam lain. Konsistensi adalah penyebab logam mulia bernilai.

Tiga. Emas juga memiliki ciri bahwa ia dimurnikan dari unsur yang mencemari. Emas sebelum dimurnikan memang bernilai, tetapi dia belum memiliki "nilai sebagaimana dia seharusnya" sebelum proses pemurnian. Seperti emas, kita memang sudah bernilai, tetapi potensi kita jauh lebih besar dari nilai kita saat ini. Untuk mengeluarkan potensi itu, terkadang kita perlu masuk ke proses pemurnian.

Empat. Karakter mulia adalah karakter serupa logam mulia. Ia memberi harga tinggi kepada diri kita. Sangat sulit mempraktekkan tanpa didahului proses, tapi orang yang mampu konsisten mempraktekkan akan membuat orang terpukau. Karakter mulia adalah kilau kita sebenarnya.

Lima: "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Finally, brethren, whatsoever things are true, whatsoever things are honest, whatsoever things are just, whatsoever things are pure, whatsoever things are lovely, whatsoever things are of good report; if there be any virtue, and if there be any praise, think on these things. Philipians 4:8)".

Enam. Karakter mulia adalah karakter yang didasari dari cara berpikir positif. Perhatikan bagian pada point lima yang ditebalkan, frase itu seharusnya diterjemahkan "berpikirlah berlandaskan hal-hal tersebut". Seluruh pikiran kita, baik saat kita memikirkan keluarga kita, pekerjaan kita, atasan kita, kompetitor kita, dll, semuanya harus berlandaskan Filipi 4:8.

Tujuh. Pikiran kita pada akhirnya akan muncul dalam perkataan kita, keputusan kita, tindakan kita, kebiasaan kita, karakter kita, dll. Pada saat itu telah berubah menjadi kepribadian kita, orang akan melihat emas di diri kita. Ia menyukai dan terpukau pada pribadi kita.

Delapan. Semua pikiran negatif, yaitu kepahitan, kedengkian, kekawatiran, kemarahan, keangkuhan, kelicikan, dll, membuat kilau kita meredup. Sebaliknya, semakin positif cara berpikir dan kepribadian kita, keindahan kita semakin berkilau.

 
Anda perlu login untuk berpartisipasi dalam forum.